Rapat Perdana Calon Kepengurusan TP.PKK Kabupaten Pasaman Barat Masa Bakti 2021-2024

  • Mar 24, 2021
  • Posting by Admin
  • Editor by Mildasari

...

Berdasarkan Surat Ketua TP. PKK Kabupaten Pasaman Barat nomor : 09/Sekr/PKK-Kab/III-2021 Tanggal 18 Maret 2021 perihal undangan telah dilaksanakan acara rapat calon pengurus Tim Penggerak (TP) Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) yang dihadiri oleh Ketua TP.PKK Kabupaten Pasaman Barat dan Wakil Ketua TP.PKK Kabupaten Pasaman Barat periode 2021-2024. yang dilaksanakan pada Jum;at, 19 Maret 2021 Pukul 09.00 Wib s.d selesai yang bertempat di Aula Rumah Dinas Bupati Pasaman Barat. Adapun peserta yang hadir adalah calon pengurus (dari Wakil Ketua I s.d Wakil Ketua IV, Sekretaris beserta Wakil Sekretaris, Ketua Pokja, Wakil Ketua Pokja, Sekretaris beserta anggota dari Pokja I s.d IV).Acara dibuka dan dimoderatori oleh Calon Sekretaris pengurus TP.PKK Kabupaten Pasaman Barat, Ny. Enchi Fadlus yang menyampaikan bahwa pertemuan antara ketua dengan calon pengurus merupakan pertemuan perdana dan merupakan ajang silaturrahmi karena saat ini terjadi kekosongan kepungurusan sehingga perlu segera dibentuk kepengurusan yang baru yang disesuaikan dengan perkembangan kebutuhan dan pencapaian 10 program pokok PKK. TP. PKK Kabupaten Pasaman Barat merupakan satu kesatuan yang nantinya akan mendorong dan memotivasi masyarakat untuk melaksanakan pemberdayaan kesejahteraan keluarga.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua TP.PKK Kabupaten Pasaman Barat Ny. Titi Hamsuardi menyampaikan sambutan bahwa TP.PKK Kabupaten Pasaman Barat merupakan pusat pemberdayaan kesejahteraan keluarga yang kegiatannya menjadi pedoman oleh TP.PKK Kecamatan dan TP.PKK Nagari. Pembinaan yang dilakukan oleh TP.PKK Nagari menyentuh kelompok kegiatan mulai masyarakat ditingkat jorong maupun dasawisma. Ketua TP. PKK Kabupaten Pasaman Barat sudah dilantik pada 26 Februari 2021 di Pendopo Gubernuran Sumatera Barat Padang. Oleh sebab itu, sebagai tindak lanjutnya Ibu Ketua TP.PKK menyampaikan bahwa beliau ingin merancang kepengurusan baru TP.PKK Kabupaten Pasaman Barat periode 2021-2024. Kepengurusan baru ini dibentuk berdasarkan hasil pemantauan dan evaluasi terhadap kepengurusan yang sebelumnya sehingga kepengurusan baru yang sudah terbentuknya benar-benar pengurus yang ada kemauan untuk menjadi pengurus PKK, mempunyai waktu dan mempunyai kemampuan. Karena pada dasarnya sifat TP.PKK adalah sosial karena tidak ada keterikatan dinas dengan diri sendiri maupun keterikatan dengan suami. Dengan demikian setelah rancangan calon pengurus dibentuk dirasakan perlu dilakukan tatap muka secara langsung dengan calon pengurus untuk menanyakan kesediaanya sehingga nanti diketahui siapa yang mau menjadi pengurus TP.PKK karena majunya 10 program pokok PKK benar-benar berada pada tangan dingin pengurus nantinya.

...

Pada kesempatan tersebut, Ibu Wakil Ketua Ny. Fitri Risnawanto menyampaikan bahwa meskipun TP.PKK bersifat sosial, tetapi pengurus tetap mempunyai tanggung jawab yang besar karena melalui PKK kesejahteraan keluarga di Kabupaten Pasaman Barat diharapkan semakin meningkat. Lebih lanjut dalam kegiatan tersebut juga dipaparkan secara singkat tentang tugas-tugas kepengurusan TP.PKK Kabupaten Pasaan Barat yang kembali disampaikan oleh Ny. Enchi Fadlus. Bahwa TP.PKK berpedoman pada 10 program pokok PKK yang terbagi kedalam 4 Kelompok Kerja (Pokja). Kepengurusan bersifat nasional, provinsi, Kabupaten, Kecamatan dan Nagari. Dibawah TP.PKK nagari ada kelompok PKK Jorong, RT dan RW yang menyesuaikan dengan kondisi daerah. Kelompok kegiatan PKK langsung diselenggarakan oleh masyarakat sehingga disinilah TP.PKK berperan dalam mendorong pencapaian 10 program pokok PKK. Untuk melaksanakan 10 program pokok PKK yang terbagi kedalam Pokja I-IV, yang program kegiatannya dapat dijabarkan sebagai berikut :

  1. Pokja I : program penghayatan pancasila dan gotong royong. Kegiatan yang dilaksanakan di Pokja I berupa Penyuluhan pola kasuh anak, pembinaan remaja masjid, karang taruna, pembinaan kesadaran bela hukum negara, penyuluhan, BKBN. Jaringan koordinasi atau OPD terkait: dinsos, kemenag, TNI, dan bagian kesra dan kelompok lainnya yang diluar yang terkait langsung. Program gotong royong dilaksanakan secara bersama-sama seperti: pengajian, wirid yasin.
  2. Pokja II : program pendidikan dan keterampilan. Kegiatan yang dilaksanakan biasanya berkaitan dengan pembinaan paud, Bina Keluarga Balita (BKB) yang dilaksanakan secara terintegrasi dengan posyandu. Peningkatan keterampilan life skill dan pengembangan koperasi. kegiatan berupa pembinaan pembentukan pra koperasi dalam bentuk UP2K.
  3. Pokja III : mengurusi urusan pangan, sandang, perumahan dan tata laksana rumah tangga. Kegiatan yang dilaksanakan diantaranya adalah pemanfaatan lahan pekarangan dan penyuluhan dalam bentuk pemberian informasi penyuluhan dan pelatihan untuk dapat berpakaian sesuai dengan adat dan situasi. kegiatan yang dilaksanakan adalah: hatinya PKK, dan program tata laksana dalam penataan pola rumah tangga.
  4. Pokja IV membidangi kesehatan, kelestarian lingkungan hidup dan perencanaan sehat. Kegiatan yang dilaksanakan diantaranya adalah penyuluhan dan program kesehatan dengan instansi bidang kesehatan. Kegiatan rutin: PKK KBkes, pelestarian lingkungan hidup, kaitannya menjaga keasrian lingkungan: kegiatan : penghijauan. Perencanaan sehat : penyuluhan keluarga berencana, kesehatan reproduksi keluarga, dan remaja putri.

Dalam pelaksanaan program PKK disesuaikan dengan kondisi daerah. PKK dibebaskan berinovasi dengan mengacu 10 program pokok PKK sebagai program baku. Dalam melaksanakan tugas-tugasnya TP. PKK tetap mendapatkan pembekalan dlm bentuk bimbingan teknis dan konsultasi oleh pengurus TP. PKK provinsi. Sehingga pemahaman TP. PKK semakin baik. Dalam pelaksanaan seluruh kegiatan ada perlombaan untuk memacu dan memotivasi melalui berbagai tingkatan. Seperti PKK KB. Kes yang dilaksanakan sampai ketingkat nasional.Sedangkan Sekretariat sebagai dapur TP. PKK dengan merangkum semua kegiatan-kegiatan masing masing pokja dan pengelolaan anggaran PKK. Walaupun sifatnya sosial tapi ada dukungan anggaran walaupun sangat terbatas. Bagi TP. PKK yang melaksanakan perjalanan ada dukungan dana “panuah kabawah”. Dan pekerjaan ini lillahita’ala. Tidak ada lepas tangan TP. PKK karena setiap pokja terkait satu dan lainnya. Dan kedepannya diharapkan Anggaran PKK dinaikkan, karena perpokja akan melaksanakan program kegiatan. Tidak ada alasan untuk tidak melaksanakan kegiatan PKK. Terakhir kegiatan ditutup dengan perkenalan calon pengurus TP. PKK Kabupaten Pasaman Barat dengan menyampaikan kesanggupan atau ketidaksanggupannya sebagai calon pengurus berikut alasannya