PELATIHAN PENINGKATAN KAPASITAS KADER POSYANDU LINGKUP KECAMATAN TALAMAU DAN KINALI

  • Nov 27, 2019
  • Posting by Admin
  • Editor by Mildasari

...

Acara pembukaan pelatihan peningkatan kapasitas kader posyandu se Kecamatan Talamau dan Kinali di buka secara resmi oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Nagari Kabupaten Pasaman Barat yang diwakili oleh Kepala Bidang Sosial Budaya Masyarakat DPMN Kab. Pasaman Barat a.n. Mildasari Matondang. Pada kesempatan tersebut Kabid Sosbud DPMN menyampaikan permintaan maaf dari Ketua TP. PKK Kabupaten Pasaman Barat, Ny. Wati Yulianto dan Kepala Dinas DPMN, karena seyogyanya beliau berdua hadir pada acara, namun karena ada kegiatan lain yang harus dlaksanakan, hendaknya tanpa kehadiran beliau pun acara dapat berjalan lancar dan tepat sasaran. Lebih lanjut disampaikan bahwa posyandu adalah garda terdepan dalam pencegahan dan penanggulangan stunting, karena salah satu penyebab stunting adalah belum maksimalnya sasaran posyandu, perhatian pemerintah dan masyarakat terhadap posyandu perlu ditingkatkan.

Setelah acara pembukaan secara resmi, acara dilanjutkan dengan materi yang disampaikan oleh Direktur Pusat Kesehatan Global Unand, DR. Denas Symond, MCN. Dalam pemaparan, beliau menyampaikan bahwa Universitas Andalas selama kurun waktu 3 tahun terakhir telah fokus melakukan penelitian terhadap kasus stunting di Kabupaten Pasaman Barat. Dari hasil penelitian diperoleh informasi bahwa salah satu penyebab stunting di Kabupaten Pasaman Barat adalah buruknya pola asuh terhadap anak bayi dan balita seperti pola pengasuhan terhadap pemberian makanan kepada anak. Orang tua perlu memahami bagaimana cara mengasuh anak yang baik. Orang tua harus tahu pengolahan penganekaragaman makanan yang bergizi bagi anak untuk membantu tumbuh kembang anak. Makanan yang disajikan kepada anak haruslah makanan yang bergizi dan seimbang.

...

Dinas Kesehatan menyampaikan materi tentang intervensi Gizi, yang disampaikan oleh Ibu Ina Poristinawati, SKM. Beliau menyampaikan bahwa Indikator BB berdasarkan Umur (BB/U) adalah menggambarkan kesehatan gizi saat ini yang merupakan awal terjadinya gangguan pertumbuhan (Gizi buruk, gizi kurang, normal, gizi lebih). Dalam pencegahan stunting dilakukan melalui intervensi pada 1000 hari pertama kehidupan, diantaranya melalui pemberian tablet besi folat/gizi mikro dan makanan selama kehamilan, asi ekslusif, pemberian ASI, Makanan Pendamping ASI (MPASI), Tabur gizi, pemberian kapsul vitamin A, dll. Dari pemaparan disimpulkan bahwa stunting bukan sekedar pendek tapi ada fase penting pertumbuhan yang terhenti, bahwa pertumbuhan cepat usia 0-24 bulan : akan bisa dicapai jika tidak terjadi gangguan gizi, periode penting perkembangan otak : mulai dari awal kehamilan sampai dengan usia 24 bulan dan balita, intervensi gizi pada 1000 HPK : mulai dari gizi sebelum hamil, saat hamil sampai anak berusia 2 tahun dan pemenuhan gizi bayi dan balita : MPASI berkualitas dengan memperhatikan asupan protein hewan dan zat gizi lainnya.

Pada materi terakhir disampaikan oleh Sekretaris Dinas DPMN, Yonnisal SH, yang menyampaikan bahwa hendaknya pelaksanaan Posyandu berintegrasi dengan PAUD dan BKB. Untuk melengkapi sarana dan prasarana posyandu, kader posyandu dapat meyampaikan aspirasinya kepada pemerintah nagari yang diakomodir melalui pelaksanaan Musrenbang Nagari untuk di akomodir melalui RKP 2020 dan kegiatannya perlu untuk selalu diawasi.