PELATIHAN PENINGKATAN KAPASITAS PENGURUS LPMN SE-KABUPATEN PASAMAN BARAT

  • Des 10, 2019
  • Posting by Admin
  • Editor by Handoko

...

Pelatihan peningkatan kapasitas pengurus LPMN se-Kabupaten Pasaman Barat dibuka resmi oleh H. Yulianto, Bupati Pasaman Barat yang bertempat di Aula Gedung Pertemuan Nagari Lingkuang Aua. Dalam acara pelatihan LPMN H. Yulianto menyampaikan, Lembaga Kemasyarakatan Nagari merupakan wadah partisipasi masyarakat Nagari sebagai mitra pemerintah Nagari. Lembaga kemasyarakatan Nagari bertugas melakukan pemberdayaan masyarakat Nagari, ikut serta merencanakan dan melaksanakan pembangunan, serta meningkatkan pelayanan masyarakat Desa. Melihat peran strategis lembaga kemasyarakatan Nagari terutama lembaga pemberdayaan masyarakat Nagari (LPMN) dan sesuai amanat Pasal 13 ayat (3) dalam Permendagri Nomor 18 Tahun 2018 tentang lembaga kemasyarakat desa dan lembaga adat desa bahwa pemerintah kabupaten berkewajiban untuk melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap pembentukan, pemberdayaan dan pendayagunaan LKD dan LAD sebagai mitra pemerintah desa diwilayahnya.

Selanjutnya pelatihan LPMN dibuka oleh Irwandi Walis selaku Sekertaris DPD Asosiasi LPM Provinsi Sumatera Barat. Dalam kesempatan tersebut Irwandi Walis melihat kedudukan, kewenangan dan keuangan Nagari yang semakin kuat maka penyelengaraan pemerintah Nagari diharapkan lebih akuntabel yang didukung dengan sistem pengawasan dan keseimbangan antara pemerintah Nagari dan Lembaga Nagari. Didalam Pasal 94 Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang desa, desa atau Nagari juga diharapkan membentuk dan mendayagunakan Lembaga Kemasyarakatan Nagari yang ada untuk membantu pelaksanaan fungsi penyelengaraan pemerintah nagari, pelaksanaan pembangunan nagari, pembinaan kemasyarakatan nagari dan pemberdayaan masyarakat nagari.

...

Selanjutnya Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Nagari memaparkan pada tahun 2019 Dana Desa di Kabupaten Pasaman Barat adalah sebesar Rp. 47.238.491.000,-, sedangkan Alokasi Dana Nagari berjumlah Rp. 68.487.182.399,- ditambah bagi hasil pajak Nagari sebesar Rp. 3.694.670.176,- sehingga total dana dikelola oleh Nagari Tahun 2019 adalah sebesar Rp. 119.420.343.575,-. Dari kebijakan anggaran yang cukup besar baik berupa dana desa maupun alokasi dana nagari harapannya Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Nagari ikut serta dalam perencanaan pembangunan, pelaksanaan pembangunan dan pengawasan pembangunan.