Gaet DPMN, Global Health Universitas Andalas Kolaborasikan Emo Demo di Ranah Minang

  • Nov 13, 2019
  • Posting by Admin
  • Editor by Pipit Sri Wahyuni

...

Fakultas Kesehatan Masayarakat (FKM) Universitas Andalas menggandeng Dinas Pemberdayaan Masyarakat Nagari (DPMN) dan Dinas Kesehatan Kabupaten Pasaman Barat untuk menyelenggarakan pelatihan bagi kader posyandu terkait Pemberian Makan Bayi dan Anak (PMBA) dengan metode Emosional Demonstrasi (Emo Demo). Kegiatan ini diselenggarakan pada tanggal 12 – 13 Oktober 2019 di Hotel Gucchi, Pasaman Barat. 33 peserta yang hadir pada kegiatan ini terdiri dari unsur: kader posyandu, kader pembangunan masyarakat, tenaga promosi kesehatan dan gizi kabupaten, sekretaris DPMN, serta dosen pendamping lokus stunting di nagari. Hal ini menunjukkan keseriusan tim Global Health untuk mengenalkan serta mengkolaborasikan Emo Demo di ranah Minang kepada seluruh OPD di Kabupaten Pasaman Barat yang didukung oleh GAIN (Global Alliance for Improved Nutrition). Harapannya dengan hadirnya Emo Demo masyarakat Minang lebih mudah menangkap pesan yang terkandung didalam metode ini.

Dr. Denas Symond, MCN selaku direktur Global Health (pusat studi di Universitas Andalas) yang saat ini sedang bekerjasama dengan Kementerian Kesehatan RI, menyampaikan bahwa akan mencoba menggunakan metode baru untuk melakukan perubahan perilaku PMBA di ranah Minang sebagai salah satu upaya dalam mencegah Stunting di Kabupaten Pasaman Barat yang didukung oleh GAIN. Beliau mensinergikan beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk mensukseskan implementasi Emo Demo di Pasaman Barat, salah satunya dengan mengadvokasi dukungan Anggaran untuk keberlajutan kegiatan paska selesai pelatihan Emo Demo.

Etris Dsem SSTP, MSi selaku kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Nagari merespon dan menyambut baik usulan kegiatan Emo Demo di Pasaman Barat. “Permasalahan di Pasaman Barat sebenarnya bersumber dari kualitas SDM, oleh karena itu Kegiatan seperti ini tentu sangat membantu pemerintah Kabupaten Pasaman Barat dalam meningkatkan kualitas dan kapasitas SDM terutama untuk meningkatkan status gizi masyarakat,” Ujar Kepala DPMN saat menyampaikan sambutannya. Respon baik ini juga dibuktikan dengan ditundanya pelaksanaan Musrenbang Nagari agar serangkaian kegiatan Pelatihan sampai bagaimana cara Emo Demo bisa dilaksanakan selanjutnya di masing-masing Nagari dapat didanai dari mata anggaran dana desa oleh masing-masing Nagari. Musrenbang Nagari akan mulai dilakukan tanggal 30 Oktober 2019. Dukungan semua pihak tentunya menjadi penting untuk mangatasi kasus kasus stunting di Kabupaten Pasaman Barat, pasalnya 1 leading sektor tak akan berhasil tanpa dukungan dari berbagai pihak.