BURSA INOVASI DESA PASAMAN BARAT UNTUK PENGEMBANGAN DAERAH (Cluster Selatan)

  • Okt 16, 2019
  • Posting by Admin
  • Editor by Handoko

...

Bursa Inovasi Desa (BID) Cluster Selatan Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar) menampilakan berbagai inovasi dalam rangka pengembangan daerah. Pelaksanaan Bursa Inovasi itu menampilkan Inovasi Desa yang telah digagas Tim Pelaksana Inovasi Desa (TPID) Cluster Selatan pada Kecamatan Pasaman, Luhak Nan Duo, Kinali, Sasak dan Talamau.Pada Bursa Inovasi Desa Cluster Selatan Tahun 2019 diadakan pada hari selasa, 15 Oktober 2019 di Aula YAPPAS, Nagari Koto Baru Kecamatan Luhak Nan Duo Kabupaten Pasaman Barat.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Sumatera Barat, Drs. H.Syarizal. MM, membuka secara resmi Bursa Inovasi Desa (BID) Cluster Selatan. Perlu diketahui BID wajib dilaksanakan di Kabupaten di seluruh Indonesia dan dikelola oleh Tim Inovasi Kabupaten (TIK). Namun 2019, BID dilaksanakan di Tingkat Kecamatan yang dikelola oleh Tim Pelaksana Inovasi Desa (TPID) Kecamatan, sehingga lebih dekat ke desa/nagari. Harapan saya “ Untuk Tahun Anggaran 2020 Agar Program Inovasi Desa di anggarkan di APBD Kabupaten”,ujarnya. Selanjutnya Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Nagari Kabupaten Pasaman Barat, Etris Dsem, S.STP, M.Si menyampaikan Program Inovasi Desa bertujuan mendorong peningkatan kualitas pemanfaatan Dana Desa dengan memberikan banyak referensi dan Inovasi-Inovasi Pembangunan Desa di harapkan mampu memetik kreativitas desa dalam mengoptimalkan berbagai potensi yang dimiliki oleh desa. Bursa Inovasi Desa (BID) merupakan sebuah Forum penyebaran dan pertukaran inisiatif atau Inovasi masyarakat yang berkembangan di desa-desa, dan merupakan media belajar bagi masyarakat dan Pemerintah Desa/Nagari untuk memperoleh Informasi (Referensi) yang didapat dalam mendukung pembangunan Desa’’.

Selanjutnya Inovasi yang ditampilkan dalam Bursa Inovasi Desa antara lain di Bidang Ekonomi dan Kewirausahaan yakni Penyiang Gulma dengan memodifikasi mesin pemotong rumput (SAGETUN: alat penyiang Padi Inovatif) dan Alat pembuat Pupuk Cair Skala Rumah Tangga dengan pemanfaatan Limbah Rumah Tangga menjadi Pupuk Organik Cair (POC) Bidang Infrastruktur yakni Wisata Bendungan Irigasi Embung Banca, yakni dalam membuka jalan menuju tempat Bendungan sekaligus tempat pemandian.Lebih lanjut dalm bidang pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) Posyandu Terintegrasi dengan Paud yang mana posyandu tersebut menjadi edukasi sekaligus tempat bermain anak. Selain itu ada pemberian hadiah kepada anak yang berulang tahun pada hari posyandu tersebut.Setelah pemaparan beberapa Inovasi Baik dari Bidang Pengembangan Ekonomi dan Kewirausahaan, Infrastruktur dan SDM peserta undangan di bawa masuk ke di Kelas yakni Kelas A, Kelas B dan Kelas C. dalam pemutaran Video dan Penjelasan dari TPID dan Tenaga Ahli P3MD dalam menentukan Komitmen dan pengisian Form Kartu Ide sehingga menjadi pedoman bagi Peserta Undangan Bursa Inovasi Desa.